Mendapatkan Penghasilan Melalui Internet Hanya Dengan Modal Kecil

Mendapatkan Penghasilan Melalui Internet Hanya Dengan Modal Kecil

Mendapatkan Penghasilan Melalui Internet Hanya Dengan Modal Kecil – Menghasilkan uang dengan modal kecil? Agar bisa mendapatkan penghasilan di internet, tentu saja harus ada sesuatu yang kita jual. Nah, sesuatu yang dijual itu seperti apa?

Yang pasti sesuatu yang bisa dijual adalah produk. Ya produk apa saja, entah itu berupa barang fisik ( barang yang bisa disentuh), barang yang tidak bisa disentuh,  ataupun produk jasa.

Berikut ini kita bahas secara lebih lanjut step by step memulai bisnis online dengan modal kecil untuk Anda.

1. Tentukan Jenis Produk yang mau Anda pasarkan.

Hal pertama yang harus dilakukan adalah tentukanlah jenis produk yang mau Anda pasarkan. Berikut ini beberapa inspirasi untuk Anda yang mau memilih produk untuk dipasarkan.

  • Produk fisik (produk yang bisa disentuh), contohnya buku, DVD tutorial, baju, sepatu, gantungan kunci, kerajinan tangan dan banyak lagi. Ada sangat banyak jenis produk fisik, Anda tinggal memilih mana yang paling cocok untuk Anda.
  • Produk yang tidak bisa disentuh, produk jenis ini biasanya adalah produk informasi / produk digital. Misalnya video tutorial, ebook, dan aplikasi / software. Anda pernah baca ebook OCD-nya Deddy Corbizier? Jika ya, maka contoh produk digital ya seperti itu, berupa buku digital. Bayangkan kalau Om Deddy menjual ebook tersebut, wah banyak sekali uang yang bisa ia dapatkan.
  • Produk Jasa. Seiring dengan semakin kompleknya kehidupan manusia, maka jenis produk jasa yaitu, desain brosur, penulisan artikel, kliping, pembuatan website, promosi, pelatihan / pendidikan, dan banyak lagi.

Kalau saya ditanya produk apa yang paling praktis untuk dijual lewat internet, jawabannya adalah produk jasa dan produk digital. Kenapa? Karena untuk distribusinya tidak repot, kita tidak perlu memakai jasa kurir, kita tidak perlu mengepak barangnya, kita tinggal berikan produknya.

2. Cari dan Siapkan Produknya

Jika ada kasus, “saya ini tidak punya kemampuaan apa-apa untuk dijual, saya juga tidak bisa memproduksi sendiri produknya , solusinya gimana?”

Sekarang kembali ke Anda sendiri. Mau jualan atau tidak. Kalau tidak ya sudah jangan jualan. Tetapi kalau mau jualan yang mari kita cari solusinya.

Solusinya adalah kita bisa memanfaatkan tenaga atau produk orang lain. Misalkan nih, Anda mau jualan kerajinan tangan, seperti souvenir pernikahan. Nah, Anda tinggal kerja sama dengan orang yang memproduksi souviner pernikahan. Anda ajak kerja sama, beliau di bidang produksi dan Anda di bidang pemasaran.

Pokoknya kalau produk souvenir itu laku, baru deh Anda dapat komisi dan untung. Kalau belum laku, ya diupayakan sampai laku. Pikirkan pakai logika, setiap minggu itu ada berapa ribu orang yang mau nikah? Nah, pada resepsi apakah mereka butuh souvenir? SUDAH PASTI jawabannya. Nah, lihat peluang yang sangat besarkan?

Lain lagi kalau Anda menjual produk jasa. Anda pakai sistem outsource saja, Anda pakai tenaga orang lain. Anggap saja nama teman anda Toni, ajak si Toni bekerja sama dengan Anda untuk membangun bisnis jasa desain. Toni dibagian produksi desain, Anda dibagian pemasaran. Teknis desain urusan Toni, Anda fokus di bagian pemasaran.

Tidak masalah Anda punya kemampuan atau tidak. yang pasti Anda harus bisa memasarkan produknya. Itu kuncinya. Kembali ke soal Toni, tentunya Anda harus buat kebijakan dan ikatan kerja sama dulu dengan si Toni. Tentukan pembagian profitnya bagaimana, seperti apa sistem kerja sama, dan kalau bisnis Anda semakin membesar, jangan lupa untuk tambah jumlah desainer agar bisnis Anda makin produktif.

3. Tentukan Media Pemasarannya

Setelah produknya tahu dan siap dipasarkan, Anda tinggal menentukan media pemasaran yang akan digunakan. Balik lagi ke studi kasus souvenir pernikahan, Anda pikirkan saja kira-kira calon konsumen Anda itu siapa? Tentu orang yang mau nikah, right?

Orang yang mau nikah ini kira-kira suka menggunakan media sosial apa? Atau mereka kira-kira mencari souvenir pernikahan lewat apa sih? Apakah lewat rekomendasi teman di Facebook/ Twitter, mencari di Google, atau gimana?

Anggap saja nih mereka (orang yang mau nikah) mencari produk souvenir pernikahan dengan mencarinya di Google, Tentu saja Anda harus bikin website dan website itu dioptimasi SEO dengan baik.

Kalau memungkinkan, Anda bisa buka cabang juga di Facebook. Anda buat halaman Facebook, lalu dari halaman itulah Anda memasarkan produk souvenir pernikahannya.

Yang penting sekarang marilah segera ACTION-kan ide Anda. Bisnis itu RIBET kalau dipikirkan, tetapi SIMPLE ketika dilakukan.

sumber : blog.indoukm.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *