Pekerjaan Paling Kejam Yang Dikerjakan Hanya Demi Uang

Pekerjaan Paling Kejam Yang Dikerjakan Hanya Demi Uang

Pekerjaan Paling Kejam Yang Dikerjakan Hanya Demi Uang – Demi uang terkadang manusia rela melakukan apa saja. Manusia tidak akan bisa bertahan hidup jika tidak ada uang. Begitulah hal yang sering dikatakan oleh manusia yang menganggap uang lebih penting dari segalanya.

Manusia yang berpikiran seperti ini kerap melakukan tindakan apa saja asalkan mereka menghasilkan uang yang banyak. Tak ayal sering terjadi tindakan-tindakan yang mengerikan dilakukan mereka.

Mulai dari tindakan kriminal seperti pencurian sampai rela melakukan cara yang kejam, keji hingga sadis. Tak sedikit dari mereka yang melakukannya semata-mata hanya untuk mendapatkan uang banyak dan hidup enak tanpa memikirkan akibat dan dampak terhadap korban mereka.

Berikut 5 Pekerjaan paling kejam yang dilakukan hanya demi uang.

Perdagangan Budak di Masa Lalu

Perdagangan budak memang sudah tidak ada lagi sekarang, namun di masa lalu banyak terjadi transaksi jual beli budak. Di masa lalu, orang kulit hitam masih banyak didiskriminasi dan diculik untuk dijual sebagai budak kepada orang kaya raya.

Uang yang didapat dalam perdagangan budak sepenuhnya didapat oleh si penjual dan si budak tidak mendapatkan apa-apa selain siksaan dan diperlakukan tak manusiawi. Jual beli budak merupakan salah satu hal yang paling mengerikan di masa lalu.

Hal tersebut termasuk kejam dan keji karena menjual sesama manusia hanya demi uang. Diskriminasi terjadi dimana-mana hanya karena perbedaan warna kulit. Hak asasi manusia dirampas dan hanya dijadikan alat sepenuh hidupnya. Untungnya hal tersebut sudah tidak terjadi lagi di masa sekarang.

Praktik Brothel dan Pembunuhan

Praktik Brothel merupakan praktik prostitusi dimana orang-orang dijajakan di sebuah tempat khusus bernama brothel untuk kemudian dijual atau disewakan. Maria dan Delfina Gonzales, kakak beradik inilah yang menjalankan praktik mengerikan tersebut.

Awalnya mereka menculik pria, wanita bahkan anak-anak dengan cara menjebak bahkan mencekoki korban mereka dengan narkoba agar menurut. Setelah itu mereka dimasukkan ke dalam brothel untuk kemudian dijadikan sebagai pekerja asusila. Jika mereka menolak, kedua wanita ini tidak segan-segan langsung membunuhnya dengan cepat.

Akhirnya setelah banyak laporan orang hilang, kakak beradik sadis tersebut ditangkap dan dijebloskan dalam penjara. Di dekat TKP sendiri polisi menemukan 90 mayat yang dikubur menjadi satu. Mengerikan! Mereka tega membunuh banyak orang hanya demi uang dan hidup enak.

Pembunuhan Massal dan Penjualan Mayat

Puluhan tahun lalu pernah terjadi pembunuhan massal oleh seseorang di Haiti. Sebenarnya pria ini adalah seorang anggota militer. Namun karena hasratnya yang ingin mendapat kan banyak uang.  Pria ini tega membunuh banyak orang hanya untuk uang. Pria ini juga banyak melakukan pembunuhan massal.

Mayat-mayat dari korbannya dijual kepada sekolah-sekolah kesehatan di Amerika. Mayat tak bernama biasanya dipakai siswa untuk praktik ataupun kegiatan ritual. Selain menjual mayat, pria ini juga menjual darah. Ia menyedot darah korban dengan suatu alat. Setelah itu ia akan membunuh korbannya untuk dijual juga.

Seluruh bagian tubuh korban dimanfaatkan oleh pria ini. Tak ada yang luput guna mengumpulkan uang yang banyak. Sadis sekali ya guys.

Menguliti Kepala Orang Demi Uang

Pria bernama John Joel Glaton adalah seorang militan yang senang melakukan kekerasan. Ia juga terkenal akan kemampuan bertarungnya yang hebat. Dengan kemampuannya, Glaton mampu membunuh banyak orang dengan mudah.

Sangkin terkenalnya, beberapa orang memanfaatkan dirinya untuk menjadi pembunuh bayaran. Ia dibayar untuk melakukan aksi keji seperti menguliti kepala orang. Hiii Menyeramkan.

Seringnya ia mendapatkan pekerjaan tersebut membuatnya mendapatkan banyak uang. Glaton pun menjadi ketagihan dan tega membunuh orang secara acak demi uang. Ia bahkan tega langsung menguliti kulit kepala korbannya hidup-hidup.

Kulit kepala yang ia dapatkan nantinya akan dijual untuk dijadikan bahan kostum Chewbacca. Akibat aksinya yang kejam dan sadis ini, Glaton akhirnya dibunuh oleh suku Indian yang memang sudah mengincarnya karena geram akan aksinya.

Ibu Kos yang Membunuh Semua Penyewanya

Kasus kali ini datang dari seorang ibu kos bernama Dorothea Puente. Ia tak menagih uang sewa seperti kebanyakan ibu kos yang ada. Melainkan dengan langsung membunuh orang yang menyewa rumah atau ruangan kepadanya.

Doroteha meracuni setiap orang yang tinggal di rumahnya hanya untuk mengambil seluruh uang yang ada. Mengerikan bukan?

Dorothea sendiri merupakan seorang nenek pecandu narkoba dan alkohol. Dia menginginkan banyak uang agar kebutuhannya akan barang narkotika terpenuhi. Akhirnya polisi mengetahui kejahatan nenek ini dan langsung menangkapnya. Dorothea sendiri tidak merasa bersalah meskipun telah membunuh banyak orang. Ia mengganggap apa yang dilakukannya adalah hal yang wajar. Benar-benar nenek yang sudah gila.

Itulah 5 Pekerjaan paling kejam yang dilakukan hanya demi uang. Mengerikan ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *